Jogja, siapa yang tak kenal dengan kota ini? Kota yang kaya akan budaya dan sejarah, serta dikenal dengan keramahannya terhadap wisatawan. Namun, belakangan ini, keamanan dan kenyamanan di Jogja mulai menimbulkan kekhawatiran bagi warganya.
Menurut Bapak Sigit, seorang pakar keamanan dari Universitas Gadjah Mada, kondisi keamanan di Jogja memang perlu diperhatikan. “Dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi yang semakin meningkat, perlu adanya upaya untuk mewujudkan Jogja sebagai kota yang aman dan nyaman bagi semua warga,” ujarnya.
Salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah dengan meningkatkan kehadiran kepolisian di berbagai titik strategis di kota ini. Menurut data dari Kepolisian Daerah DIY, kehadiran polisi di wilayah Jogja masih tergolong minim. Hal ini dapat memberikan kesempatan bagi pelaku kejahatan untuk berkeliaran tanpa kendali.
Bukan hanya soal keamanan, kenyamanan juga merupakan hal yang penting dalam membangun citra positif sebuah kota. Menurut Ibu Ani, seorang pakar kesejahteraan masyarakat, kenyamanan bagi warga dapat diwujudkan melalui peningkatan fasilitas umum dan transportasi yang memadai. “Dengan adanya fasilitas umum yang baik, seperti taman-taman kota dan trotoar yang layak, akan membuat warga merasa lebih nyaman beraktivitas di Jogja,” paparnya.
Tak hanya itu, peran aktif dari seluruh warga juga sangat diperlukan dalam mewujudkan Jogja sebagai kota yang aman dan nyaman. “Kesadaran akan pentingnya keamanan dan kenyamanan harus ditanamkan sejak dini, baik di lingkungan keluarga maupun di sekolah-sekolah,” tambah Bapak Sigit.
Dengan kerjasama antara pemerintah, kepolisian, pakar keamanan, dan masyarakat, diharapkan Jogja dapat tetap menjadi destinasi wisata yang aman dan nyaman bagi semua warganya. Sehingga, citra Jogja sebagai kota yang ramah dan damai tetap terjaga dan menjadi kebanggaan bagi seluruh Indonesia.